Category: Asuransi

TIPS MEMILIH PRODUK ASURANSI KESEHATAN

TIPS MEMILIH PRODUK ASURANSI KESEHATAN

Tips memilih produk asuransi kesehatan yang tepat untuk diri sendiri ataupun untk keluarga :

1. Tentukan kebutuhan asuransi apa yang diinginkan.

Hal ini penting dilakukan karena kita jangan sampai salah dalam memilih produk, jangan sampai terjadi apabila terjadi resiko, produk yang dipilih tidak sesuai yang diinginkan.
Produk yang biasa dipilih oleh masyarakat adalah
a. Produk yang menyediakan proteksi rawat inap di rumah sakit. Sistem proteksi rawat inap di rumah sakit pada dasarnya ada 2 macam yaitu
Proteksi rawat inap dengan sistem kartu (klaim dengan kwitansi asli) yaitu apabila opname di rumah sakit, maka saat pembayaran biaya rumah sakit hanya dengan menunjukkan kartu provider. Seluruh biaya rumah sakit mulai dari visit dokter, operasi, obat dsb diganti oleh asuransi. Tetapi dalam penggantian biaya tersebut ada batasan klas-klasnya (tergantung premi tiap bulannya). Produk ini cocok bagi pegawai swasta atau wiraswasta yang belum mempunyai proteksi rawat inap.
Proteksi rawat inap dengan sistem riembesment (klaim dengan fc kwitansi yang dilegalisir) yaitu apabila opname di rumah sakit, maka saat pembayaran biaya rumah sakit, pihak keluarga yang harus membayari dulu biaya rumah sakit, kemudian diklaimkan ke pihak asuransi. Biasa sistem ini hanya bersifat tunjangan rawat inap secara harian. Misalkan 5 hari opname , maka akan diganti oleh asuransi 5 hari x tunjangan biaya rawat inap secara harian (sebagai contoh sehari Rp 400.000 x 5 hari). Produki ini sangat cocok bagi seseorang yangtelah mempunyai proteksi rawat inap dari perusahaan , ASKES. Jadi sifatnya hanya membantu kekurangan biaya rumah sakit apabila terjadi kekurangan saat harus menambah / nombok biaya opname. Continue reading

Menyiapkan Dana Masa Depan

Asuransi Dana Pendidikan Anak

Asuransi Dana Pendidikan Anak

Menyiapkan Dana Masa Depan

KOMPAS.com – Sebagai ilustrasi, biaya pendidikan di sebuah perguruan tinggi negeri di Jakarta, yang pada tahun 2012 sekitar Rp 90 juta, pada tahun 2020 bisa mencapai Rp 200 juta. Bahkan, pada tahun 2025 bisa sekitar Rp 300 juta.

Untuk perguruan tinggi swasta di Jakarta, perkiraan biayanya jauh lebih tinggi. Misalnya, biaya pendidikan pada tahun 2012 sebesar Rp 200 juta. Pada tahun 2020 bisa melonjak menjadi Rp 450 juta, bahkan pada tahun 2025 bisa sekitar Rp 700 juta.

Lebih tinggi lagi biaya pendidikan di perguruan tinggi luar negeri yang pada tahun 2012 mencapai Rp 900 juta, pada tahun 2020 bisa menjadi Rp 2 miliar. Pada tahun 2025, meningkat lagi signifikan menjadi Rp 3 miliar.

Membayangkan angka-angka itu saja sudah membuat kita membuat hitung-hitungan sederhana di kepala. Seberapa besar dana yang harus kita siapkan agar kelak mencukupi kebutuhan biaya pendidikan itu? Continue reading

Pentingnya Asuransi pendidikan

Pentingnya Asuransi pendidikan

Sesuai fungsinya, asuransi pendidikan adalah untuk proteksi. Pemilik asuransi adalah ayah atau ibu yang menjadi pencari nafkah utama. Pemilik asuransi diharuskan membayar premi dalam jumlah dan waktu tertentu sesuai pilihan.

Keuntungannya, pemilik asuransi akan mendapatkan dana tiap kali putra-putri memasuki jenjang pendidikan baru, SD, SMP, SMA, dan PT. Selain itu dana asuransi akan tetap diberikan jika pemiliknya meninggal dunia dengan tanpa membayar premi lagi. Sebaliknya dana yang diambil sebelum waktunya akan dikenakan pinalti, diharuskan membayar dalam jumlah tertentu.

Kapan asuransi ini Anda mulai? Sebaiknya sejak usia anak dini. Anda dapat memulai program asuransi ini sejak anak berusia 0 tahun karena premi yang dibayarkan bisa lebih murah ketimbang kalau Anda mengikuti asuransi saat anak sudah lebih besar, premi yang harus dibayarkan akan lebih tinggi. Usia anak dengan batas maksimal 12 tahun dan usia orang tua juga menjadi faktor penentu besarnya premi.

Anda kemudian tinggal menghubungi pihak asuransi. Lalu, berdasarkan rencana Anda, pihak asuransi akan menghitung berapa dana yang diperlukan untuk masing-masing jenjang pendidikan. Dari situ, bisa disimpulkan berapa besar premi yang harus dibayarkan setiap bulan. Pihak asuransi juga akan menghitung dana yang terkumpul dengan premi yang sudah ditentukan.

Contohnya, jika saat ini pendapatan Anda sekitar Rp 5 juta per bulan, asumsikan 10%- nya untuk biaya asuransi pendidikan anak, yaitu sebesar Rp 500 ribu per bulan, atau sekitar Rp 6,5 juta per tahun

7 Alasan Kenapa Anda Tidak Butuh Asuransi

Asuransi Prudential

Asuransi Prudential

7 Alasan Kenapa Anda Tidak Butuh Asuransi

Barangkali membaca judul diatas Anda senang, karena mendapatkan “Pembenaran” atau jawaban yg selama ini Anda cari, atau Jawaban yang menyetujui bahwa Asuransi itu tidak penting. Betul apa betul hayo….?

Asuransi menjadi TIDAK PENTING bagi diri Anda jika Anda menjawab 7 pertanyaan ini dengan “TIDAK”. Coba Anda jawab dengan jujur ya.! Continue reading

Prudential’s Corporate Program

Prudential’s Corporate Program

Program Kesejahteraan Karyawan (Employee Benefit Program)

Program Kesejahteraan Karyawan (Employee Benefit Program) yang baik dapat menciptakan perasaan aman dan tenang bagi karyawan sebuah perusahaan. Banyak perusahaan-perusahaan terutama skala kecil dan menengah yang belum bahkan tidak terpikirkan untuk membuat program ini bagi karyawannya. Hal ini biasanya lebih disebabkan oleh anggapan bahwa program ini cukup rumit penanganannya sehingga mereka cenderung tidak memprioritaskan hal ini. Padahal sebenarnya Employee Benefits Program ini merupakan suatu program yang banyak memberikan manfaat baik bagi perusahaan itu sendiri, terlebih lagi bagi para karyawannya.

Prudential Plc. Indonesia menyediakan berbagai macam produk dalam Employee Benefits Program ini. Produk dari program ini diantaranya adalah:
– Berbagai produk Asuransi (Jiwa, Kesehatan, Kecelakaan, Sakit Kritis, Gaji);
– Dana Pensiun; serta
– Konsultasi dan Pelayanan kepada perusahaan yang ingin melaksanakan Program Kesejahteraan Karyawan untuk karyawan beserta keluarganya. Continue reading

Kisah Ibu Tua dan Anak Gadisnya

untuk ibu tersayang

untuk ibu tersayang

YOUR LIFE IS IN YOUR HAND – Kematian itu pasti datangnya, tetapi kita tidak pernah tahu kapan dia akan menjemput kita… Sebelum kematian itu datang, mari kita rencanakan kehidupan setelah kita tinggalkan bagi orang-orang yang kita cintai….

Jika saat ini anda masih ragu saat menerima penawaran polis asuransi jiwa dari agen Asuransi Prudential atau perencana keuangan, silahkan anda renungkan makna yang terkandung dalam ‘Kisah Ibu Tua dan Anak Gadisnya’ berikut ini :

Ada seorang ibu tua yang mempunyai anak gadis anak tunggal yang sudah bekerja. Pada suatu hari anak gadis tersebut mendapat tawaran untuk mengambil rekening Asuransi Prudential oleh seorang Financial Planner Prudential Singapore.

Setelah dibuatkan Ilustrasi Prudential oleh Financial Planner, si anak mengatakan mau dipelajari dulu, tetapi ternyata ilustrasi asuransi Prudential tersebut tidak pernah dibaca, cuma di simpan di dalam laci meja kamarnya.

Suatu hari anak gadis itu meninggal dunia karena kecelakaan.

Saat si ibu tua sedang beres2 rumah dan menemukan ilustrasi Prudential di laci meja anaknya, si ibu tua begitu senang karena mengira anaknya begitu sayang dan mencintainya, karena sudah meninggalkan uang Asuransi untuk melanjutkan hidupnya. Continue reading

7 Mitos Membeli Asuransi Jiwa

masa tua bahagia

masa tua bahagia

7 Mitos Membeli Asuransi Jiwa

KOMPAS.com – Kesadaran masyarakat untuk membeli produk asuransi sering disebut masih rendah. Hal ini sebagian disebabkan adanya dugaan-dugaan mengenai kerugian atau ketidakleluasaan yang akan diperoleh jika Anda membeli produk asuransi. Benarkah demikian?

Inilah yang perlu diluruskan. Asuransi jiwa adalah bagian penting dari perencanaan keuangan. Tetapi, salah pengertian mengenai asuransi jiwa bisa mencegah orang untuk mendapatkan manfaatnya. Kelak, ketika terjadi masalah, ia baru sadar seharusnya sudah sejak lama membeli asuransi. Agar Anda tidak termakan gosip atau omongan orang mengenai asuransi jiwa (yang belum tentu benar), sebaiknya Anda kenali dulu mitos-mitos seputar asuransi jiwa yang paling populer.

1. Orang yang masih muda dan lajang tidak membutuhkan asuransi
Adakah orang yang mengalami kerugian ketika kita meninggal dunia? Bagaimanapun juga, meskipun kita tidak bergantung pada orang lain, kita tetap akan meninggalkan utang kartu kredit, cicilan rumah, pinjaman tunai, hingga biaya pemakaman. Kebijakan asuransi jiwa umumnya akan menutup biaya-biaya ini. Semakin cepat, atau semakin muda Anda membeli asuransi, Anda bisa mendapatkan premi yang lebih rendah. Asuransi juga akan menjamin biaya-biaya yang Anda keluarkan bila Anda mengalami masalah kesehatan kelak. Continue reading